
Setelah kita mempelajari bagaimana penggunaan CSS dalam tutorial Dasar Penggunaan CSS Dalam Web Design tutorial kali ini akan membahas kode-kode yang sering digunakan dalam CSS. Jumlah Kode syntaks CSS tidaklah sedikit, tentu saja tidak perlu menghafalnya. Yang perlu dilakukan adalah sering-sering berlatih hingga secara otomatis kita hafal sendiri atau kita bisa melihat referensi kode-kode tersebut.

Formalin untuk pengawetan makanan, sebuah kenyataan yang miris yang menjadi topik hangat di televisi beberapa waktu lalu. Terkeposenya kasus ini telah banyak membuat penjualan makanan was-was akan turunnya omset penjualannya baik itu pengusaha yang tidak memakai formalin apalagi yang jelas-jelas memakai. Dan celakanya kasus yang sudah terjadi tidak memuat (sebagian) pengusaha kita sadar kesalahannya dan mencari alternatif yang aman untuk pengawetan makanan.

Tutorial ini merupakan tutorial lanjutan dari CSS dan Web Design sebelumnya. Kalau pada tutorial sebelumnya kita berbicara mengenai definisi dan syntak CSS, maka tutorial kali ini kita akan belajar bagaimana implementasi syntak tersebut secara nyata di lapangan.

Cascading Style Sheets (CSS) adalah bahasa yang digunakan untuk mendefinisikan tampilan halaman web. CSS didesain untuk memisahkan antara isi stau halaman website dengan cara menampilkan isi (desainnya). Dengan pemisahan ini maka membuat desain web akan lebih mudah karena satu definisi dalam CSS bisa digunakan oleh banyak halaman web. Kalau kita mempelajari tutorial saja sebelumnya mengenai HTML Untuk Web Design anda akan menemukan bahwa design dan content masih jadi satu. Sebagai contoh pendefinisian background dan warna tampilan masih dedefinisikan sendiri-sendiri pada masing-masing halaman. Hal ini tidak akan efektif jika halaman yang dibuat berjumlah banyak dengan desain yang mirip.

Meta Tag sangat berguna untuk optimisasi SEO dari website atau blog kita. Meta Tag yang umumnya diperhatikan oleh search engine adalah TITLE, KEYWORD, dan DESCRIPTION. meskipun ada banyak jenis meta tag saya hanya akan menjelaskan tiga jenis ini saja pada pembahasan ini.

Form digunakan untuk membawa input data ke halaman yang dituju pada action form. HTML akan dipadukan dengan pemrograman server side seperti PHP untuk melakukan manipulasi terhadap data yang masuk. FOrm dalam HTML didefinisikan dalam bentuk “<form …></form>”. Input yang berada didalam tag tersebut akan dibawa ketika form disubmit.
Waduh judulnya kok pakai bahsa inggris ya, jangan-jangan iklan nih. Percayalah ini bukan sebuah iklan blog yang biasa pada pay per post para blogger. Dalam bahasa indonesia kurang lebih artinya adalah “Jadilah Pemberani Tapi Jangan Gegabah”. Dalam menghadapi suatu masalah atau tantangan manusia kalau diringkas bisa menjadi 3 bagian (teori karanganku saja) yaitu pesimistic, confidence, over confidence.
Tabel digunakan untuk mendefinisikan suatu daftar secara teratur. Disana ada baris dan kolom, pada bagian atas biasanya terdapat nama masing-masing kolom. Dalam HTML table didefinisikan dengan syntak “<table>” dan diakhiri dengan “</table>” sedangkan baris didefinisikan dengan “<TR>” dan diakhiri juga dengan “</TR>”.
Kalau anda pernah mengunjungi sebuah website maka pasti anda akan menemui sebuah desaign website yang memilki beragam background gambar maupun berupa warna. Adanya background baik itu berupa gambar maupun warna akan menambah daya tarik suatu website untuk dikunjungi oleh pengunjung.
HTML memiliki kemampuan untuk menampilkan media berupa gambar dan dengan bantuan javascript mampu menampilkan video flash ataupun file mp3. Rasanya tidak menarik kalau sebuah website tidak memiliki gambar di dalamnya dan hanya terdiri atas text saja. Gambar dalam HTML didefiniskan dengan menggunakan tag “<img>”.