Home » Opini

RS Omni VS Prita Mulyasari : Sebuah Ketakutan yang berlebihan

11 June 2009 6 Comments

Beberapa waktu ini berita-berita di negeri ini disibukkan oleh berita tentang ditahannya ibu Prita Mulyasari karena tuduhan pencemaran nama baik RS OMNI dikarenakan menulis sebuah email keluhan tentang apa yang dialami Ibu Prita Mulyasari ketika berobat di rumah sakit tersebut. Sebuah ironi memang, keluhan terhadap pelayanan suatu lembaga usaha jasa menyebabkan Ibu Prita Mulyasari masuk penjara.

Terlepas dari kecurigaan-kecurigaan hingga membuat Ibu Prita Mulyasari masuk penjara ada yang penting diperhatikan yaitu kenapa RS OMNI mengambil langkah untuk menuntut pasiennya sendiri. Dalam kabar yang saya terima karena disana terdapat kata “PENIPUAN” dimana pihak RS OMNI tidak rela atas adanya kata tersebut. Analisa saya ketakutan akan banyak calon pasien yang lari karena mengetahui keluhan Ibu Prita Mulyasari inilah sepertinya yang membuat RS OMNI menuntut Ibu Prita Mulyasari.

Efektifkan Cara Seperti Itu ?

Menurut pandangan saya sama sekali tidak akan efektif dan justru akan menjadi bumerang bagi rumah sakit tersebut jika kasusnya ter blow-up dan itulah yang terjadi. kalau saya adalah manajemen RS OMNI tentu saja yang saya lakukan justru memberikan dukungan support kepada Ibu Prita Mulyasari tentang apa yang dikeluhkan di emailnya. Misalnya saja untuk permintaan maaf maka saya sebagai manajemen memberikan jaminan pengobatan gratis akibat ketidaknyamanan layanan rumah sakit.

Perlu diingat ketika Ibu prita Mulyasari mengirim email keluhan kepada teman-temannya dan akhirnya terforward ke mana-mana, maka RS OMNI otomatis menjadi terkenal juga walaupun terkenal jeleknya. Daripada menuntut Ibu Prita Mulyasari mending menjadikan RS OMNI dari terkenal buruk menjadi terkenal baik dengan memberikan layanan lebih atas keluhan Ibu Prita Mulyasari.

Kalau saya melakukan ini saya jamin di email berikutnya Ibu Prita Mulyasari akan menceritakan kebaikan-kebaikan rumah sakit OMNI. Biaya yang saya keluarkan untuk seorang Ibu Prita Mulyasari mungkin hanya puluhan juta akan tetapi keuntungan yang bisa saya dapatkan dari segi materi bisa Milyaran rupiah ketika Ibu Prita Mulyasari dari mengirim email mengeluh secara sadar dan rela meralat sendiri emailnya dan menyatakan bagusnya response dari RS OMNI

Sayangnya RS OMNI lebih memilih menuntut Ibu prita Mulyasari daripada menciptakan peluang yang menguntungkan dengan adanya kasus tersebut. Kadang ketakutan terlalu berlebihan bisa membuat kita bertindak kurang bijak.

6 Comments »

  • patembe said:

    Komentar saya sebelumnya cuman jajak pendapat mas! ;) artinya dari kasus ibu prita tersebut, saya dapat mengambil sebuah pelajaran:
    “Berhati-hatilah dalam berpikir dan bertindak” iya gak mas?

  • admin (author) said:

    yup bisa seperti itu

  • AzzaaM said:

    Yap benar mas..
    sekarang ni makin banyak yang mengangkat problem dan masalah dengan RS OMNI..

    akibat masalah sepele diperbesar, dan akhirnya masalah yang telah lalu juga ikut mencuat… :)

  • sandi said:

    apakah kita akan slalu was2 klo mau curhat di dalam dunia maya

  • admin (author) said:

    ya harus berhati2 kalau mengkritik apalagi memaki tanpa bukti. Kalau kena kasus sebarin kasusnya diblog biar semua pada tahu he he (provokator mode on)

Leave your response!

Add your comment below, or trackback from your own site. You can also subscribe to these comments via RSS.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong> <pre lang="" line="" escaped="">

This is a Gravatar-enabled weblog. To get your own globally-recognized-avatar, please register at Gravatar.